Studi: Bertahan pada pekerjaan yang dibenci rusak kesehatan

Ternyata pekerjaan yang Anda benci tidak hanya mempengaruhi kebahagiaan Anda. Penelitian terbaru menemukan bahwa orang yang bertahan pada pekerjaan yang dibenci rentan terhadap masalah kesehatan seperti kelelahan dan stres.

“Kami meneliti apakah beberapa bentuk komitmen terhadap perusahaan bisa memiliki efek yang merugikan seperti kelelahan emosional,” kata Alexandra Panaccio, asisten profesor di Universitas Concordia di Montreal. “Mungkin tanpa adanya ikatan emosional dengan perusahaan, komitmen itu hanya berdasarkan kewajiban yang dianggap semacam hutang. Itulah yang menguras emosi para pekerja,” seperti yang dilansir businessnewsdaily.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Relations ini menemukan bahwa karyawan yang nyaman dengan pekerjaannya berisiko lebih kecil terserang kesehatan mental dan fisik, dibandingkan dengan mereka yang hanya menganggap pekerjaan hanya sebuah tanggung jawab semata. Para peneliti mengambil kesimpulan tersebut, setelah mereka melakukan sebuah penelitian terhadap 260 pekerja dari berbagai industri.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa orang yang menetap pada pekerjaan yang ia benci dipengaruhi oleh kurangnya pilihan pekerjaan. Jadi, mereka hanya berusaha menjalankan kewajibannya sehingga mereka lebih mungkin mengalami kelelahan emosional.

“Pengusaha harus mencoba untuk memberikan kesempatan pada karyawan untuk mengembangkan kompetensi mereka. Hal itu dapat membantu mereka menjaga kestabilan emosional,” tambah Alexandra.

Penelitian ini merupakan penelitian kolaborasi yang dilakukan oleh Universitas Concordia di Montreal dan sekolah bisnis HEC Montreal.

Leave a Reply

how can we help you?

Contact us at the Consulting WP office nearest to you or submit a business inquiry online.

see our gallery

Looking for a First-Class Business Plan Consultant?