News

Cara Daftar Aplikasi Mobile JKN (BPJS Kesehatan) di HP Android

Cara daftar aplikasi mobile JKN atau BPJS Kesehatan di HP Android yang mana sangat berguna untuk cek tagihan BPJS lewat HP, melihat daftar peserta, cetak kartu e-id dan lain sebagainya.

Sebelum bisa menggunakan aplikasi BPJS Kesehatan di Android pertama-tama anda harus daftar BPJS dulu baik via telepon, online maupun datang ke kantor bpjs dan sudah memiliki nomor virtual account.

Selain itu saat input form pendaftaran pada aplikasi pastikan anda memasukan data dengan benar terutama nomor ktp dan nama ibu kandung sesuai dengan yang tertulis pada kartu keluarga (KK).

Begini Cara Daftar Aplikasi Mobile JKN (BPJS Kesehatan) di HP Android

Penting : Langkah-langkah dibawah ini hanya bisa dilakukan jika anda sudah daftar bpjs baik online, via telepon maupun datang ke kantor BPJS dan sudah memiliki no peserta BPJS.

Langkah pertama download aplikasi BPJS Kesehatan dari Google Play Store melalui tautan ini. Setelah aplikasi terpasang kemudian jalankan lalu pilih tombol Pendaftaran Pengguna Mobile.

Isi form dengan no kartu BPJS, no ktp, tanggal lahir, nama ibu kandung, alamat email, nomor hp dan password salah satu anggota keluarga yang sudah terdaftar lalu pilih tombol Register.

Catatan : jika anda baru daftar bpjs dan tidak tahu nomor peserta karena hanya mendapat nomor virtual account maka cara untuk tahu nomornya adalah dengan mengganti angka 5 digit awal no va dengan 00.

Misalnya, nomor VA  888880123456789 maka nomor kartu BPJS adalah 000123456789.

Langkah selanjutnya adalah melakukan verifikasi, pilih OKE lalu cek email masuk kemudian masukan kode verifikasi yang diterima lalu pilih tombol Verify.

Jika verifikasi berhasil maka anda sudah bisa login dengan alamat email atau no kartu bpjs dan password yang tadi dibuat.
Selain bisa digunakan untuk melihat tagihan aplikasi ini juga memiliki fitur untuk menambah maupun mengubah data peserta seperti alamat email, nomor hp, faskes 1, alamat maupun kelas seperti tampak pada gambar berikut.

Read More

BPJS Kesehatan Luncurkan Aplikasi Mobile JKN

Trend teknologi saat ini mengarah ke pengguna aplikasi mobile, dimana semua pekerjaan dibantu oleh sistem digital online.

Melihat trend seperti itu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu membantu para peserta BPJS Kesehatan dalam bertransaksi.

“Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap peserta JKN dan Kartu Indonesia Sehat, kami luncurkan aplikasi mobile JKN,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris di peluncuran aplikasi Mobile JKN, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Fachmi memaparkan aplikasi Mobile JKN merupakan bentuk transformasi digital model. Semula berupa kegiatan administratif di kantor cabang atau fasilitas kesehatan berubah menjadi aplikasi online.

Saat ini tercatat pengguna aplikasi Mobile JKN versi Android sebanyak lebih dari satu juta dan versi iOS sebanyak dua ribu pengguna.

“Angka tersebut kami yakin akan meningkat, melihat potensi ekonomi digital Indonesia dan komitmen Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam pembangunan jaringan dan infrastruktur di wilayah Indonesia,” kata Fachmi.

Untuk menggunakan aplikasi Mobile JKN hanya perlu mengunduh aplikasi melalui Google Play Store dan Apple Store. Aplikasi ini direkomendasikan untuk telepon pintar yang menggunakan sistem android versi 4.0 ke atas dan sistem iOS 10.

Pengembangan aplikasi BPJS Kesehatan Mobile merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses dan pelayanan yang optimal bagi peserta. Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengakses beragam informasi terkait program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan secara cepat dan mudah, dimanapun dan kapanpun.

Beragam fitur yang dapat dipergunakan oleh peserta antara lain:
Info BPJS, menampilkan informasi seputar BPJS Kesehatan
Peserta, mencari data kepesertaan melalui nomor kartu, NIK atau No Kartu Keluarga
Lokasi, mencari dan menampilkan peta lokasi fasilitas kesehetan berdasarkan cabang dan lokasi terdekatnya
Tagihan, mencari informasi mengenai tagihan peserta
Cek VA, mencari No Virtual Account peserta berdasarkan NIK
Pendaftaran PBPU, mendaftarkan diri anda sebagai Peserta Bukan Penerima Upah
Pendaftaran Pengguna Mobile, mendaftarkan diri anda untuk dapat menggunakan aplikasi BPJS Kesehatan Mobile
Login, Masuk ke Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile
Notifikasi Tagihan, Notifikasi Tagihan BPJS Kesehatan

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi Pusat Layanan Informasi BPJS Kesehatan :
Call : 1500400
Page : http://www.bpjs-kesehatan.go.id
Email :service.desk@bpjs-kesehatan.go.id
 

 

Read More

Tantangan bagi Leader/ Manager bahkan orang tua dimanapun berada sudah bukan lagi hanya berkisar pada "how to" .. INGAT...saat ini kaum produktif sebagian besar adalah kaum GEN Y.. kaum yg banyak dibesarkan oleh Facebook, Google, dan another social media.. mereka adalah generasi kreatif yang butuh "PERAN" dan "DILIHAT"

Tribun Jateng, Coaching Indonesia dan Kadin Kota Semarang Present :

One day Training
Coaching for Excellence : Becoming Competence Coach

Tantangan bagi Leader/ Manager bahkan orang tua dimanapun berada sudah bukan lagi hanya berkisar pada “how to” .. INGAT…saat ini kaum produktif sebagian besar adalah kaum GEN Y.. kaum yg banyak dibesarkan oleh Facebook, Google, dan another social media.. mereka adalah generasi kreatif yang butuh “PERAN” dan “DILIHAT”

Coaching menjadi trend sebab menggunakan filosofis pendekatan Psikologi, sosial, budaya serta mengedepankan “mencari solusi dan komitmen”. Ini sejalan dgn kenyataan bahwa konsep “nuturi/memberi tahu” dan garis komando tidak lagi efektif. Konsep2 leadership top down membuat GEN Y tidak lagi merasa nyaman dan terkungkung kreatifitasnya…

Anda ingin tahu apa itu COACHING yang sesungguhnya?, anda ingin merasakan bagaimana dan apa yang harus dilakukan sebagai COACH di perusahaan anda ataupun di rumah anda?.. COACH bukanlah mentor, bukan Konselor ataupun Trainer…

*COACHING For Excellence
Sabtu, 11 Februari 2017
Di Oak Tree Hotel Semarang
With.. Laurencia Lina, ACC
Corporate & Transformational Coach (Coaching Indonesia)*

Investasi : Rp. 800.000,00 (early bird sampai tgl 5 Februari 2017. Normal : Rp. 1.000.000,00

Organized by : DSM Training & Outsourcing

Contact : DSM 024 8445533/ mala 085786290611 / adhi (kadin) 082112121199 / mila 087758578103

Www.detasuksesmakmur.com

Read More

Inovasi dalam bisnis diperlukan jika ingin survive di dunia yang terus bergerak seperti sekarang.

Hal ini juga merupakan kewajiban bagi perusahaan jasa seperti PT. Deta Sukses Makmur.

Dengan core business sebagai perusahaan penyedia tenaga kerja (outsourcing) PT. DSM juga menyiapkan tenaga kerja dengan mendidiknya dan me “maintane” nya dengan pelatihan, training serta Coaching dengan standart international (ICF)

Pendidikan bagi calon tenaga kerja yang  profesional dilakukan dengan cara membentuk sebuah LPK widyathara international yang berfokus pada Perhotelan, Pariwisata dan Kapal Pesiar.

logo-stiker-dsm

Dengan inovasi inovasi seperti itu PT. DSM tidak berhenti hanya menyediakan tenaga kerja secara kontrak (PKWT) tetapi juga berusaha membangun manusia

Sebagai perusahaan yang menangani berbagai macam karakter manusia, PT DSM selalu menjunjung tinggi integritas dan kejujuran serta open mind. Atas usaha dan prestasi itulah Business Development Achievement Foundation menganugerahi  “the most reliable company in Outsourcing Provider 2016”. Yang penganugerahannya diserahkan pada tanggal 28 Oktober 2016  di Hotel novotel Semarang

Read More

SEORANG karyawan dalam sebuah perusahaan selayaknya bekerja dengan hati dan benar-benar menemukan passion-nya agar bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Untuk itulah jika pemilik perusahaan selalu menyatakan bahwa sumber daya manusia (SDM) itu sebagai aset, maka banyak hal yang harus dilakukan agar membuat karyawannya merasa lebih berharga.

SEORANG karyawan dalam sebuah perusahaan selayaknya bekerja dengan hati dan benar-benar menemukan passion-nya agar bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Untuk itulah jika pemilik perusahaan selalu menyatakan bahwa sumber daya manusia (SDM) itu sebagai aset, maka banyak hal yang harus dilakukan agar membuat karyawannya merasa lebih berharga.

Hal inilah yang selalu menjadi prinsip Esti Widsyandari, Direktur PT Deta Sukses Makmur dan PT B&E Powernash terhadap ratusan SDM yang bekerja di perusahaannya. Esti yang memiliki lisensi NLP dari Florida US dan International Coach Federation (ICF) itu menyatakan, dengan upaya perusahaan memberikan dukungan sepenuhnya maka karyawannya pun akan memberikan potensi terbaiknya.

Lulusan Psikologi Unika Soegijapranata dan Fakultas Hukum Undip yang sekarang menekuni dunia training dan coaching untuk executive dan corporate itu berusaha membuat SDM menjadi seorang karyawan yang bertransformasi. Namun hal ini tidak bisa instan dan harus berulang-ulang.

Karakter Karyawan

”Training dan coaching juga berusaha membentuk karakter karyawan supaya nggak transaksional alias ada duit aku kerja nggak ada duit ya gini-gini ajalah,” kata istri dari Ariawan Ardianto serta ibu dari Taffara Rach Ardy dan Defi Lutfika Arsyanda ini.

Trainer kelahiran Semarang 2 September yang berpengalaman sebagai HRD di salah satu hotel dan media massa ini mengaku sebelumnya tidak terlalu suka mengurus karyawan. Namun saat ini dunia itu jadi perhatiannya karena antara kebutuhan perusahaan atas karyawan yang baik belum berbanding lurus dengan yang tersedia.

”Outsourcing sering jadi pertentangan karena suka melanggar aturan. Tapi di perusahaan saya, semua harus terpenuhi termasuk jaminan kesehatan hingga gaji minimal UMK. Prinsipnya tidak mau makan hak orang jadi semuanya dipenuhi untuk kesehjateraan SDM,” paparnya.

placeholder
Read More

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebutkan permasalahan pokok yang terjadi pada tenaga kerja tanah air adalah semakin berkurangnya daya serap tenaga kerja oleh dunia usaha, khususnya tenaga kerja formal.

[vc_row css=”.vc_custom_1459507906849{margin-bottom: 100px !important;}”][vc_column offset=”vc_col-lg-9 vc_col-md-9″ css=”.vc_custom_1452702342137{padding-right: 45px !important;}”][vc_custom_heading source=”post_title” use_theme_fonts=”yes” el_class=”no_stripe”][stm_post_details][vc_column_text css=”.vc_custom_1464680158236{margin-bottom: 20px !important;}”]

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebutkan permasalahan pokok yang terjadi pada tenaga kerja tanah air adalah semakin berkurangnya daya serap tenaga kerja oleh dunia usaha, khususnya tenaga kerja formal.

Pihaknya menjelaskan, dengan berkurangnya penyerapan tenaga kerja formal maka kualitas tenaga kerja juga akan berkurang. Hal itu ditunjukan dengan melihat dari output produktivitas yang rendah.

“Peningkatan kualitas tidak dapat dilakukan perusahaan sendiri, pemerintah harus mengambil porsi yang besar. Apalagi ada anggaran 20 persen untuk pendidikan,” kata ketua DPN Apindo Hariyadi B Sukamdani, Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Ia menjelaskan, jumlah angkatan kerja per Agustus 2013 adalah 118,19 juta. Sedangkan untuk pengangguran terbuka sejumlah 7,93 juta atau sekitar 6,25%.

Lanjut dia, tenaga kerja formal diserap perusahaan padat modal dan padat karya. Untuk padat modal penyerapannya tidak sebanyak padat karya.

Berkurangnya penyerapan tenaga kerja formal, dikarenakan sektor usaha padat karya sulit berkembang karena kebijakan pemerintah dan daerah yang dilatarbelakangi kepentingan politis.

Tak hanya itu, tekanan serikat pekerja, kenaikan produksi yang signifikan dan persaingan global juga berperan dalam berkurangnya penyerapan tenaga kerja.

Namun, Hariyadi menuturkan kebijakan tentang upah minimum dan outsourcing ditambah peraturan ketanagakerjaan dinilai paling berpengaruh.

Oleh karena itu, ia meminta sikap kejelasan elite politik dan pemerintah atas program perluasan tenaga kerja. Juga meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan APBN.

“APBN untuk membangun infrastruktur dan program peningkatan kualitas tenaga kerja dan pendidikan,” tandas dia.

[/vc_column_text][stm_post_bottom][stm_post_about_author][stm_post_comments][/vc_column][vc_column width=”1/4″ offset=”vc_hidden-sm vc_hidden-xs”][stm_sidebar sidebar=”527″][/vc_column][/vc_row][vc_row full_width=”stretch_row” css=”.vc_custom_1459505959648{margin-bottom: -60px !important;}” el_class=”third_bg_color”][vc_column][vc_cta h2=”Looking for a First-Class Business Plan Consultant?” h2_font_container=”font_size:20px|color:%23ffffff|line_height:24px” h2_use_theme_fonts=”yes” shape=”square” style=”flat” add_button=”right” btn_title=”get a quote” btn_style=”flat” btn_color=”theme_style_2″ btn_align=”right” btn_i_align=”right” btn_i_icon_fontawesome=”fa fa-chevron-right” use_custom_fonts_h2=”true” btn_link=”url:%23||” btn_add_icon=”true” el_class=”third_bg_color” css=”.vc_custom_1459505851233{margin-bottom: 0px !important;}”][/vc_cta][/vc_column][/vc_row]

placeholder
Read More

Says Morgan Fraud, the author of The Thinking Corporation, “Given that we are all capable of contributing new ideas, the question becomes how do you successfully generate, capture, process and implement ideas?” Becoming an organization capable of answering this question can benefit in a number of ways

[vc_row css=”.vc_custom_1459508073015{margin-bottom: 100px !important;}”][vc_column offset=”vc_col-lg-9 vc_col-md-9″ css=”.vc_custom_1452702342137{padding-right: 45px !important;}”][vc_custom_heading source=”post_title” use_theme_fonts=”yes” el_class=”no_stripe”][stm_post_details][vc_column_text css=”.vc_custom_1452689908335{margin-bottom: 20px !important;}”]Many businesses, large and small, have a huge source of great ideas that can help them improve, innovate, and grow, and yet so many of these companies never think of using this amazing corporate asset. What is this highly valuable asset? Its own people. Says Morgan Fraud, the author of The Thinking Corporation, “Given that we are all capable of contributing new ideas, the question becomes how do you successfully generate, capture, process and implement ideas?” Becoming an organization capable of answering this question can benefit in a number of ways:[/vc_column_text][vc_row_inner css=”.vc_custom_1452700243026{margin-bottom: 39px !important;}”][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]

  • Growth through innovation/creativity:
    Rather than be constrained by ideas for new products, services and new markets coming from just a few people, a Thinking Corporation can tap into the employees.
  • Increased profits:
    The corporation will experience an increase in profits due to savings in operating costs as well as sales from new products, services and ventures.

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]

  • Higher business values:
    The link between profits and business value means that the moment a corporation creates a new sustainable level of profit, the business value is adjusted accordingly.
  • Lower staff turnover:
    This, combined with the culture that must exist for innovation and creativity to flourish, means that new employees will be attracted to the organization.

[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][stm_post_bottom][stm_post_about_author][stm_post_comments][/vc_column][vc_column width=”1/4″ offset=”vc_hidden-sm vc_hidden-xs”][stm_sidebar sidebar=”527″][/vc_column][/vc_row][vc_row full_width=”stretch_row” css=”.vc_custom_1459505959648{margin-bottom: -60px !important;}” el_class=”third_bg_color”][vc_column][vc_cta h2=”Looking for a First-Class Business Plan Consultant?” h2_font_container=”font_size:20px|color:%23ffffff|line_height:24px” h2_use_theme_fonts=”yes” shape=”square” style=”flat” add_button=”right” btn_title=”get a quote” btn_style=”flat” btn_color=”theme_style_2″ btn_align=”right” btn_i_align=”right” btn_i_icon_fontawesome=”fa fa-chevron-right” use_custom_fonts_h2=”true” btn_link=”url:%23||” btn_add_icon=”true” el_class=”third_bg_color” css=”.vc_custom_1459505851233{margin-bottom: 0px !important;}”][/vc_cta][/vc_column][/vc_row]

placeholder
Read More

Ternyata pekerjaan yang Anda benci tidak hanya mempengaruhi kebahagiaan Anda. Penelitian terbaru menemukan bahwa orang yang bertahan pada pekerjaan yang dibenci rentan terhadap masalah kesehatan seperti kelelahan dan stres.

[vc_row css=”.vc_custom_1459508051750{margin-bottom: 100px !important;}”][vc_column offset=”vc_col-lg-9 vc_col-md-9″ css=”.vc_custom_1452702342137{padding-right: 45px !important;}”][vc_custom_heading source=”post_title” use_theme_fonts=”yes” el_class=”no_stripe”][stm_post_details][vc_column_text css=”.vc_custom_1464940302900{margin-bottom: 20px !important;}”]

Ternyata pekerjaan yang Anda benci tidak hanya mempengaruhi kebahagiaan Anda. Penelitian terbaru menemukan bahwa orang yang bertahan pada pekerjaan yang dibenci rentan terhadap masalah kesehatan seperti kelelahan dan stres.

“Kami meneliti apakah beberapa bentuk komitmen terhadap perusahaan bisa memiliki efek yang merugikan seperti kelelahan emosional,” kata Alexandra Panaccio, asisten profesor di Universitas Concordia di Montreal. “Mungkin tanpa adanya ikatan emosional dengan perusahaan, komitmen itu hanya berdasarkan kewajiban yang dianggap semacam hutang. Itulah yang menguras emosi para pekerja,” seperti yang dilansir businessnewsdaily.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Relations ini menemukan bahwa karyawan yang nyaman dengan pekerjaannya berisiko lebih kecil terserang kesehatan mental dan fisik, dibandingkan dengan mereka yang hanya menganggap pekerjaan hanya sebuah tanggung jawab semata. Para peneliti mengambil kesimpulan tersebut, setelah mereka melakukan sebuah penelitian terhadap 260 pekerja dari berbagai industri.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa orang yang menetap pada pekerjaan yang ia benci dipengaruhi oleh kurangnya pilihan pekerjaan. Jadi, mereka hanya berusaha menjalankan kewajibannya sehingga mereka lebih mungkin mengalami kelelahan emosional.

“Pengusaha harus mencoba untuk memberikan kesempatan pada karyawan untuk mengembangkan kompetensi mereka. Hal itu dapat membantu mereka menjaga kestabilan emosional,” tambah Alexandra.

Penelitian ini merupakan penelitian kolaborasi yang dilakukan oleh Universitas Concordia di Montreal dan sekolah bisnis HEC Montreal.

[/vc_column_text][stm_post_bottom][stm_post_about_author][stm_post_comments][/vc_column][vc_column width=”1/4″ offset=”vc_hidden-sm vc_hidden-xs”][stm_sidebar sidebar=”527″][/vc_column][/vc_row][vc_row full_width=”stretch_row” css=”.vc_custom_1459505959648{margin-bottom: -60px !important;}” el_class=”third_bg_color”][vc_column][vc_cta h2=”Looking for a First-Class Business Plan Consultant?” h2_font_container=”font_size:20px|color:%23ffffff|line_height:24px” h2_use_theme_fonts=”yes” shape=”square” style=”flat” add_button=”right” btn_title=”get a quote” btn_style=”flat” btn_color=”theme_style_2″ btn_align=”right” btn_i_align=”right” btn_i_icon_fontawesome=”fa fa-chevron-right” use_custom_fonts_h2=”true” btn_link=”url:%23||” btn_add_icon=”true” el_class=”third_bg_color” css=”.vc_custom_1459505851233{margin-bottom: 0px !important;}”][/vc_cta][/vc_column][/vc_row]

placeholder
Read More